Siaran Pers
Nomor : IP.201/1/14/PPIC/2026
PPI Curug Dorong Pemanfaatan AI dan Data Science untuk Transformasi Penerbangan yang Lebih Aman, Efisien, dan Berkelanjutan
Tangerang, 19 Agustus 2026 – Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug terus mendorong pemanfaatan kecanggihan teknologi sebagai bagian dari transformasi pendidikan dan pengembangan sektor penerbangan nasional. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) 2026 yang menghadirkan materi “Artificial Intelligence di Penerbangan dan Pengantar Data Science”, sebagai upaya meningkatkan pemahaman mengenai pemanfaatan data dan kecerdasan buatan dalam mendukung pengambilan keputusan serta pengembangan ekosistem penerbangan masa depan.
Kegiatan ini menghadirkan Dr. Dian Anggraini Purwaningtyas, SSiT., MT., Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat PPI Curug, yang membawakan materi Artificial Intelligence di Penerbangan, serta Dr. Ilvico Sonata yang menyampaikan materi Pengantar Data Science. Materi yang diberikan menjadi bagian dari upaya PPI Curug membekali peserta dengan pengetahuan teknologi yang semakin relevan dengan perkembangan industri penerbangan. Dalam materi AI, peserta diperkenalkan pada dasar Artificial Intelligence, Generative AI, berbagai jenis AI, hingga penerapannya dalam dunia penerbangan.
Sementara itu, melalui materi Pengantar Data Science, Dr. Ilvico Sonata memperkenalkan proses bagaimana data dapat diolah menjadi insight dan kemudian digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan. Materi tersebut mengangkat alur Data-Explore- Model-Evaluate-Decision, sekaligus memperkenalkan pemanfaatan data dalam menemukan pola, melakukan prediksi, serta mendukung proses pengambilan keputusan yang lebih tepat.
Pendekatan tersebut menjadi semakin penting dalam industri penerbangan yang menghasilkan data dalam jumlah besar dari berbagai sumber. Dengan kemampuan mengolah dan menganalisis data secara tepat, teknologi dapat membantu mengidentifikasi pola yang sulit ditemukan secara manual, melakukan prediksi, mengoptimalkan proses operasional, hingga mendukung deteksi risiko dan otomatisasi. Dengan demikian, data tidak lagi sekadar menjadi kumpulan informasi, tetapi dapat diubah menjadi dasar pengambilan keputusan yang memberikan nilai tambah bagi organisasi dan masyarakat.
Pada penerapannya di sektor penerbangan, AI dan Data Science memiliki potensi yang luas, mulai dari predictive maintenance, flight health monitoring, optimasi bahan bakar, prediksi keterlambatan penerbangan, optimasi rute, pengelolaan arus penumpang di bandar udara, hingga peningkatan efisiensi operasional maskapai. Pemanfaatan teknologi tersebut juga dapat mendukung aspek keberlanjutan melalui optimalisasi rute dan kecepatan penerbangan, pengurangan konsumsi bahan bakar dan emisi, serta efisiensi energi di bandar udara.
Dr. Dian Anggraini Purwaningtyas, SSiT., MT. menyampaikan bahwa perkembangan AI harus diarahkan untuk memberikan manfaat nyata bagi manusia. “AI bukan sekadar tentang menghadirkan mesin yang semakin pintar, tetapi bagaimana teknologi tersebut dapat membantu manusia mengambil keputusan dengan lebih baik, meningkatkan efisiensi, memperkuat keselamatan, dan pada akhirnya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, penerapan AI di sektor penerbangan harus tetap berorientasi pada kebutuhan manusia, keselamatan, serta keberlanjutan.”
Senada dengan itu, Dr. Ilvico Sonata menekankan pentingnya kemampuan mengubah data menjadi informasi yang bernilai sebagai bagian dari kesiapan menghadapi era transformasi digital. “Data yang kita miliki akan menjadi semakin bernilai ketika mampu diolah menjadi insight dan digunakan untuk mengambil keputusan yang tepat. Melalui Data Science, kita belajar tidak hanya membaca data, tetapi memahami pola, melakukan analisis, dan menghasilkan keputusan yang dapat memberikan dampak positif bagi organisasi maupun masyarakat.”
Bagi PPI Curug, penguasaan AI dan Data Science bukan semata-mata tentang mengikuti perkembangan teknologi, tetapi merupakan bagian dari strategi untuk mempersiapkan sumber daya manusia penerbangan yang adaptif, inovatif, dan mampu memanfaatkan teknologi secara bertanggung jawab. Hal ini sejalan dengan kompetensi yang diharapkan dari kegiatan pembelajaran, yaitu peserta mampu memahami dasar AI, mengenali aplikasinya dalam penerbangan, serta memahami berbagai jenis AI.
Pemanfaatan teknologi tersebut diharapkan memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat. AI dan Data Science yang diterapkan secara tepat dapat mendukung penerbangan yang lebih aman, pelayanan yang lebih responsif, operasional yang lebih efisien, pengurangan potensi gangguan, serta transportasi udara yang lebih ramah lingkungan. Dengan demikian, kecanggihan teknologi tidak berhenti sebagai inovasi di ruang kelas atau laboratorium, tetapi dapat diterjemahkan menjadi solusi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Melalui kegiatan penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan pengembangan kompetensi berbasis teknologi, PPI Curug terus memperkuat perannya sebagai institusi pendidikan vokasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Dari data menjadi insight, dari insight menjadi keputusan, dan dari teknologi menjadi Solusi PPI Curug berkomitmen menghadirkan inovasi yang mendukung terwujudnya ekosistem penerbangan Indonesia yang lebih aman, efisien, cerdas, dan berkelanjutan.
#BijakBermobilitas
#MenghubungkanIndonesia
#HUT81KemerdekaanRI
#SIPENCATAR2026
#PPICurug
#PROPRESTASI
#PengabdiankepadaMasyarakat
Instagram : ppicurug.official
Youtube : ppicurug.official
Tiktok : @ppic.official
Website : https://ppicurug.ac.id