SIARAN PERS
Nomor : IP.201/1/24/PPIC/2026
4 Hari Belajar Memimpin, 4 Hari Bertumbuh Bersama: PPI Curug Ajak Siswa Sekolah Rakyat belajar Keterampilan Kepemimpinan Lewat Pengalaman Nyata
Tangerang, 24 September 2026 β Menjadi pemimpin tidak selalu dimulai dari berdiri di depan banyak orang. Kadang, kepemimpinan justru dimulai dari hal sederhana, seperti berani mengambil keputusan, mau mendengarkan orang lain, mampu bekerja sama, dan tidak mudah menyerah ketika menghadapi tantangan.
Nilai-nilai tersebut yang saat ini dibangun Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug melalui Pelatihan Leadership for Teenagers Angkatan I bagi siswa Sekolah Rakyat (SR). Kegiatan yang berlangsung pada 21β24 September 2026 ini dirancang sebagai ruang belajar agar para siswa dapat tumbuh dari penglaman langsung yang mereka peroleh.
Pelatihan dibuka pada Senin (21/9) dan langsung mengajak peserta untuk membangun kesiapan belajar melalui Building Learning Commitment. Setelah itu, peserta juga mengikuti experiential learning, sebuah metode pembelajaran berbasis pengalaman yang membuat peserta belajar dengan cara mencoba, berinteraksi, menghadapi situasi tertentu, kemudian merefleksikan apa yang mereka alami.
Peserta juga diperkenalkan pada effective decision making dan leadership behaviors. Melalui materi tersebut, mereka diajak memahami bahwa setiap keputusan memiliki konsekuensi dan bahwa menjadi pemimpin tidak hanya tentang memberikan arahan, tetapi juga tentang bagaimana bersikap dan berkomunikasi dengan orang lain.
Hari kedua menjadi kesempatan bagi peserta untuk belajar melihat kepemimpinan dari sisi yang berbeda. Materi Psychological First Aid (PFA) memperkenalkan pentingnya memberikan dukungan kepada orang lain, sementara materi bela negara, leading people and processes, serta Peraturan Baris Berbaris (PBB) sebagai dasar mengajarkan kedisiplinan, tanggung jawab, dan kerja sama dalam kelompok.
Pembelajaran semakin menantang pada hari ketiga. Peserta mulai diajak memikirkan bagaimana sebuah rencana dibuat dan dijalankan melalui materi perencanaan program, manajemen tim, problem solving skill, dan change management. Mereka juga belajar bagaimana membangun hubungan dengan anggota tim serta menghadapi tantangan individu.
Bagi peserta, pengalaman tersebut menjadi kesempatan untuk belajar mengenali diri sendiri sekaligus memahami orang lain.
βAwalnya saya pikir kegiatan ini hanya tentang belajar menjadi pemimpin. Ternyata banyak hal yang bisa dipelajari dari kerja sama, cara menghadapi masalah, dan bagaimana kita mengambil keputusan. Ada beberapa kegiatan yang membuat saya harus berani mencoba dan keluar dari rasa takut,β ujar salah satu peserta.
Pengalaman belajar kemudian dilanjutkan melalui aktivitas fisik dan kegiatan kebersamaan. Olahraga sore tidak hanya menjadi bagian dari aktivitas kebugaran, tetapi juga menjadi ruang bagi peserta untuk berinteraksi dan membangun kekompakan.
Pada hari terakhir, peserta mengikuti aktivitas fisik serta mempersiapkan malam keakraban dan api unggun. Kegiatan tersebut menjadi salah satu momen untuk mempererat hubungan antarpeserta setelah bersama-sama mengikuti rangkaian pembelajaran selama beberapa hari.
βYang paling berkesan adalah ketika kami melakukan kegiatan bersama. Dari situ saya belajar bahwa setiap orang punya cara yang berbeda dalam menghadapi masalah. Kalau dikerjakan bersama dan saling mendukung, sesuatu yang awalnya terasa sulit jadi lebih mudah,β tambah peserta lainnya.
PPI Curug juga menjadikan pengalaman peserta sebagai bagian penting dari pelaksanaan pelatihan. Peserta diberikan ruang untuk menyampaikan kesan, pengalaman, maupun masukan terhadap kegiatan yang telah mereka ikuti.
Masukan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari penutup kegiatan, tetapi juga menjadi bahan evaluasi bagi PPI Curug untuk melihat pembelajaran yang paling dirasakan manfaatnya oleh peserta serta hal-hal yang masih dapat dikembangkan pada pelaksanaan kegiatan berikutnya.
Melalui Pelatihan Leadership for Teenagers Angkatan I, PPI Curug ingin memberikan pengalaman yang dapat dibawa peserta setelah mereka kembali ke lingkungan sekolah dan kehidupan sehari-hari. Kepemimpinan tidak berhenti ketika kegiatan berakhir, tetapi tercermin dari bagaimana seseorang memimpin dirinya sendiri, mengambil keputusan, bekerja bersama orang lain, dan berani menghadapi tantangan.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya PPI Curug untuk mendukung pengembangan potensi siswa Sekolah Rakyat melalui pembelajaran yang aktif, kontekstual, dan dekat dengan pengalaman mereka. Bagi PPI Curug, kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata pemanfaatan sumber daya pendidikan untuk memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi generasi muda, sekaligus membangun ruang kolaborasi yang dapat terus dikembangkan melalui evaluasi dan masukan dari peserta.
#BijakBermobilitas
#HARHUBNAS2026
#MenghubungkanIndonesia
#HUT81KemerdekaanRI
#SIPENCATAR2026
#PPICurug
#PROPRESTASI
#PengabdiankepadaMasyarakat
Instagram : ppicurug.official
Youtube : ppicurug.official
Tiktok : @ppic.official
Website : https://ppicurug.ac.id