1 Diklat – Politeknik Penerbangan Indonesia Curug https://ppicurug.ac.id Wed, 23 Sep 2026 08:07:04 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.8.1 DKUPPU Percayakan PPI Curug Perkuat Kompetensi Pilot melalui Dikat ATPL Ground https://ppicurug.ac.id/dkuppu-percayakan-ppi-curug-perkuat-kompetensi-pilot-melalui-dikat-atpl-ground/ Wed, 23 Sep 2026 08:07:04 +0000 https://ppicurug.ac.id/?p=4850 SIARAN PERS

Nomor : IP.201/1/22/PPIC/2026

DKUPPU Percayakan PPI Curug Perkuat Kompetensi Pilot melalui Pelatihan ATPL Ground

 

Tangerang, 21 September 2026 — Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKUPPU) menggandeng Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug untuk terus memperkuat sinergi dalam peningkatan kompetensi sumber daya manusia penerbangan melalui Pelatihan Air Transport Pilot Licence (ATPL) GroundAngkatan 8.

Pembukaan pelatihan dilaksanakan pada Senin (21/9) di Program Studi Penerbang PPI Curug dan dibuka oleh Wakil Direktur III Bidang Ketarunaan PPI Curug, Ahmad Kosasih, S.T., M.T. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kasubdit Operasi Pesawat Udara DKUPPU, Capt. Reymon Palapa, para pengajar, serta seluruh peserta pelatihan.

Sebanyak 15 peserta mengikuti Pelatihan ATPL Ground Angkatan 8. Para peserta merupakan pegawai DKUPPU, dengan beberapa di antaranya juga aktif menjalankan profesi sebagai pilot di masakapai Indonesia, seperti Batik Air dan Lion Air. Latar belakang tersebut memberikan ruang bagi peserta untuk memperkaya wawasan sekaligus memperkuat pemahaman terhadap aspek teknis dan operasional penerbangan.

Dalam sambutannya, Ahmad Kosasih menekankan pentingnya peningkatan kompetensi secara berkelanjutan bagi insan penerbangan, khususnya dalam menghadapi tuntutan profesionalisme dan perkembangan industri penerbangan.

“Pelatihan ini menjadi bagian penting dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalisme insan penerbangan. Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti proses pembelajaran dengan sungguh-sungguh, sehingga pengetahuan dan kompetensi yang diperoleh dapat memberikan kontribusi positif bagi keselamatan dan kualitas penerbangan,” ujar Ahmad Kosasih.

Pelatihan ATPL Ground merupakan salah satu tahapan penting dalam pengembangan kompetensi penerbang menuju jenjang Airline Transport Pilot Licence (ATPL). Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan pembelajaran yang mendukung penguasaan pengetahuan penerbangan sesuai dengan standar dan kebutuhan operasional penerbangan.

Kegiatan semakin istimewa dengan hadirnya Capt. FX Jumbo Budiharto sebagai salah satu pengajar. Ia merupakan alumnus Program Studi Penerbang PPI Curug Angkatan 49 dan saat ini aktif sebagai pilot di Qatar Airways.

Kehadiran Capt. FX Jumbo Budiharto menjadi kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan perspektif langsung dari praktisi penerbangan yang memilikipengalaman di industri penerbangan internasional. Selain memberikan materi pembelajaran, pengalaman profesional alumni juga menjadi bagian dari upaya memperkuat keterhubungan antara dunia pendidikan dan industri penerbangan.

“Saya sangat senang dapat kembali ke PPI Curug dan berkesempatan berbagi pengalaman bersama para peserta pelatihan. Bagi saya, berbagi pengalaman tidak hanya tentang menyampaikan pengetahuan yang diperoleh selama berkarier, tetapi juga menjadi kesempatan untuk saling bertukar wawasan dan belajar bersama. Semoga apa yang saya bagikan dapat memberikan manfaat dan menjadi bekal bagi para peserta dalam mengembangkan kompetensi serta karier mereka di dunia penerbangan,” ujar Capt. FX Jumbo Budiharto.

Melalui penyelenggaraan Pelatihan ATPL Ground Angkatan 8, PPI Curug dan DKUPPU berkomitmen untuk terus memperluas kolaborasi dalam pengembangan kompetensi sumber daya manusia penerbangan. Sinergi tersebut diharapkan dapat mendukung terciptanya insan penerbangan yang kompeten, profesional, dan senantiasa mengedepankan aspek keselamatan dalam menjalankan tugas.

#BijakBermobilitas

#HARHUBNAS2026

#MenghubungkanIndonesia

#HUT81KemerdekaanRI

#SIPENCATAR2026

#PPICurug

#PROPRESTASI

#PengabdiankepadaMasyarakat

 

Instagram : ppicurug.official

Youtube : ppicurug.official

Tiktok : @ppic.official

Website : https://ppicurug.ac.id

]]>
Dorong Peningkatan Kompetensi SDM Penerbangan: PPI Curug Buka Program Pelatihan Berbasis Kebutuhan Industri https://ppicurug.ac.id/dorong-peningkatan-kompetensi-sdm-penerbangan-ppi-curug-buka-program-pelatihan-berbasis-kebutuhan-industri/ Mon, 21 Sep 2026 07:02:13 +0000 https://ppicurug.ac.id/?p=4848 SIARAN PERS

Nomor : IP.201/1/21/PPIC/2026

Dorong Peningkatan Kompetensi SDM Penerbangan: PPI Curug Buka Program Pelatihan Berbasis Kebutuhan Industri

Tangerang, 21 September 2026 – Pengembangan kompetensi SDM menjadi salah satu kunci dalam menjaga kualitas dan keselamatan operasional penerbangan. Hal tersebut terus didorong Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug melalui penyelenggaraan berbagai program pendidikan dan pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia penerbangan.

Pada Senin (21/9), PPI Curug membuka pelatihan Refreshment Pendeteksi Pemeriksaan Keamanan Penerbangan (P3KP) Angkatan 1, 2, dan 3 yang merupakan hasil kerja sama dengan PT Angkasa Pura Indonesia Regional I, serta Initial Type Rating Piper PA-28 Series.

Kedua program tersebut memiliki fokus kompetensi yang berbeda, namun sama- sama diarahkan untuk memastikan personel penerbangan memiliki pengetahuan dan keterampilan yang terus diperbarui sesuai dengan tuntutan tugas dan perkembangan operasional.

Melalui Refreshment P3KP, peserta mendapatkan penyegaran terhadap kompetensi pemeriksaan keamanan penerbangan yang dibutuhkan dalam mendukung pelaksanaan tugas secara konsisten sesuai prosedur. Program ini sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga kesiapan personel dalam menghadapi dinamika kebutuhan keamanan di lingkungan bandar udara.

Sementara itu, Initial Type Rating Piper PA-28 Series memberikan pembekalan kompetensi khusus terkait pengoperasian tipe pesawat Piper PA-28 Series. Pembelajaran yang diberikan menjadi bagian dari proses penguatan kemampuan penerbang agar memiliki pemahaman yang memadai terhadap karakteristik dan pengoperasian pesawat yang digunakan.

Wakil Direktur I Bidang Akademik PPI Curug, Dr. Ego Widoro, menekankan pentingnya pelatihan yang tidak berhenti pada pencapaian kompetensi secara administratif, tetapi benar-benar memberikan manfaat yang dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas.

“Pelatihan harus memberikan dampak terhadap kompetensi peserta dan pada akhirnya dapat mendukung pelaksanaan tugas secara lebih baik. Karena itu, relevansi antara materi yang diberikan dengan kebutuhan di lapangan menjadi hal yang penting,” ujar Dr. Ego Widoro.

Penyelenggaraan pelatihan bersama mitra industri juga menjadi bagian dari upaya PPI Curug untuk menjaga keterhubungan antara proses pembelajaran dengan kebutuhan nyata di sektor penerbangan. Kerja sama tersebut membuka ruang bagipertukaran pengetahuan, pengalaman, serta pemahaman terhadap tantangan yang dihadapi tenaga penerbangan dalam menjalankan tugasnya.

Dengan pendekatan tersebut, PPI Curug terus mendorong pengembangan pendidikan dan pelatihan yang adaptif serta berkelanjutan. Tidak hanya menghasilkan lulusan dan peserta pelatihan yang memiliki kompetensi, tetapi juga mendukung tersedianya SDM penerbangan yang mampu mengikuti perkembangan kebutuhan industri dan menjaga standar keselamatan serta keamanan penerbangan.

#BijakBermobilitas

#HARHUBNAS2026

#MenghubungkanIndonesia

#HUT81KemerdekaanRI

#SIPENCATAR2026

#PPICurug

#PROPRESTASI

#PengabdiankepadaMasyarakat

 

Instagram : ppicurug.official

Youtube : ppicurug.official

Tiktok : @ppic.official

Website : https://ppicurug.ac.id

]]>
PPI Curug Perkuat Kerja Sama Regional melalui ICAO ASTC Crisis Management Workshop 2026 https://ppicurug.ac.id/ppi-curug-perkuat-kerja-sama-regional-melalui-icao-astc-crisis-management-workshop-2026/ Fri, 14 Aug 2026 03:21:18 +0000 https://ppicurug.ac.id/?p=4375 Siaran Pers

Nomor : IP.201/1/13/PPIC/2026
PPI Curug Perkuat Kerja Sama Regional melalui ICAO ASTC Crisis Management Workshop 2026

   
     

Bali, 14 Agustus 2026 – Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug melalui ICAO Aviation Security Training Centre (ASTC) Jakarta berhasil menyelenggarakan ICAO ASTC Crisis Management Workshop 2026 pada 10–14 Agustus 2026 di Bali, Indonesia. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen PPI Curug dalam memperkuat kompetensi sumber daya manusia penerbangan sekaligus membangun jejaring dan kerja sama regional di bidang keamanan penerbangan.

Workshop tersebut mempertemukan para profesional dan praktisi penerbangan dari sembilan negara dan wilayah di kawasan Asia-Pasifik, yaitu Macao (China), Indonesia, Lao PDR, Malaysia, Papua New Guinea, Filipina, Singapura, Sri Lanka, dan Thailand. Keberagaman latar belakang peserta menjadi kekuatan tersendiri dalam menciptakan ruang pembelajaran yang kaya akan pengalaman, perspektif, serta praktik terbaik dari berbagai organisasi dan negara.

Kegiatan dibuka pada 10 Agustus 2026 dengan sambutan yang disampaikan oleh Wakil Direktur II PPI Curug, Bapak I Wayan Juliarta mewakili Direktur PPI Curug. Dalam sambutannya, PPI Curug menegaskan pentingnya penguatan kapasitas dalam menghadapi lingkungan penerbangan yang semakin kompleks dan saling terhubung.

Crisis management requires not only technical expertise but also effective coordination, communication, and mutual trust among aviation stakeholders across borders. No single organization or country can address these challenges alone,” ujar Wakil Direktur II PPI Curug.

Selama lima hari pelaksanaan, peserta mengikuti rangkaian pembelajaran, diskusi, pertukaran pengalaman, dan aktivitas yang dirancang untuk memperkuat pemahaman mengenai crisis management dalam konteks keamanan penerbangan. Interaksi antarpeserta dari berbagai negara memberikan kesempatan untuk membandingkan pendekatan, berbagi pengalaman operasional, serta mengidentifikasi praktik yang dapat diterapkan dalam menghadapi berbagai potensi krisis di lingkungan penerbangan.

Rangkaian kegiatan juga menekankan pentingnya koordinasi, komunikasi, pengambilan keputusan, dan kolaborasi antarpemangku kepentingan sebagai elemen penting dalam pengelolaan krisis. Dengan demikian, crisis management tidak hanya dipandang sebagai kemampuan untuk merespons ketika suatu krisis telah terjadi, tetapi juga sebagai proses yang membutuhkan kesiapsiagaan dan tindakan proaktif untuk mengantisipasi serta memitigasi risiko sejak dini.

Sebagai ICAO Aviation Security Training Centre (ASTC), PPI Curug melalui ASTC Jakarta terus berupaya menghadirkan program pengembangan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan sektor penerbangan serta selaras dengan perkembangan lingkungan keamanan penerbangan internasional. Penyelenggaraan workshop ini juga menjadi bagian dari kontribusi PPI Curug dalam mendukung implementasi ICAO Standards and Recommended Practices (SARPs) sekaligus memperkuat jejaring profesional aviation security di kawasan Asia-Pasifik.

Selama kegiatan, peserta mendapatkan pendampingan dari Mrs. Namita Subramanian dan Ms. Tuti Handayani selaku instruktur. Keduanya berbagi pengetahuan, pengalaman, dan perspektif praktis yang memperkaya proses pembelajaran serta mendorong peserta untuk menghubungkan materi workshop dengan tantangan yang dihadapi di lingkungan kerja masing-masing.

PPI Curug menyampaikan apresiasi kepada International Civil Aviation Organization (ICAO) atas kepercayaan dan dukungan yang terus diberikan kepada ASTC Jakarta dalam menyelenggarakan program pelatihan berstandar internasional. Kepercayaan tersebut menjadi motivasi bagi PPI Curug untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan serta memperluas kontribusi dalam pengembangan sumber daya manusia penerbangan di tingkat regional.

Apresiasi juga disampaikan kepada PT Angkasa Pura Indonesia atas dukungan dan kontribusinya dalam mendukung penyelenggaraan workshop. Kolaborasi tersebut turut menciptakan lingkungan pembelajaran yang kondusif sekaligus memperkuat sinergi antara lembaga pendidikan dan pelatihan penerbangan dengan pemangku kepentingan industri.

Dengan berakhirnya rangkaian kegiatan pada 14 Agustus 2026, ICAO ASTC Crisis Management Workshop 2026 tidak hanya meninggalkan pengetahuan dan pengalaman baru bagi para peserta, tetapi juga memperkuat hubungan profesional di antara aviation security practitioners di kawasan Asia-Pasifik. Jejaring yang terbentuk diharapkan dapat menjadi modal bagi pertukaran pengetahuan dan kerja sama yang berkelanjutan di masa mendatang.

Melalui penyelenggaraan program internasional seperti ini, PPI Curug terus memperkuat perannya sebagai institusi pengembangan sumber daya manusia penerbangan yang terbuka terhadap kolaborasi, adaptif terhadap perkembangan industri, dan berorientasi pada peningkatan keselamatan serta keamanan penerbangan.

#BijakBermobilitas
#MenghubungkanIndonesia
#HUT81KemerdekaanRI
#SIPENCATAR2026
#PPICurug
#PROPRESTASI

Instagram: ppicurug.official
YouTube: ppicurug.official
TikTok: @ppic.official
Website: https://ppicurug.ac.id

]]>
PPI Curug Perkuat Kompetensi Personel Penerbangan melalui Pelatihan AIP dan Radiotelephony https://ppicurug.ac.id/ppi-curug-perkuat-kompetensi-personel-penerbangan-melalui-pelatihan-aip-dan-radiotelephony/ Mon, 10 Aug 2026 01:40:11 +0000 https://ppicurug.ac.id/?p=4330

Siaran Pers

Nomor : IP.201/1/11/PPIC/2026

PPI Curug Perkuat Kompetensi Personel Penerbangan melalui Pelatihan AIP dan Radiotelephony

 

Curug, 7 Agustus 2026 – Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug menjadi ruang untuk memperkuat peran institusi sebagai mitra strategis dalam pengembangan sumber daya manusia penerbangan nasional. Setiap program yang diselenggarakan menjadi wadah bertemunya para praktisi, regulator, dan tenaga profesional dari berbagai instansi untuk saling berbagi pengalaman, memperkaya wawasan, serta membangun kolaborasi yang berkelanjutan.

Melalui penyelenggaraan Pelatihan Aeronautical Information Publication (AIP) dan Radiotelephony, PPI Curug turut memperkuat ekosistem pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan industri penerbangan. Kepercayaan yang terus diberikan oleh mitra kepada PPI Curug untuk menyelenggarakan program pelatihan bagi para pegawainya menjadi bukti atas kapasitas PPI Curug dalam menghadirkan program pengembangan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan sektor transportasi udara.

Selain memberikan manfaat bagi peserta, kegiatan ini juga mendorong optimalisasi fasilitas pembelajaran, peningkatan kapasitas instruktur, serta memperluas jejaring kerja sama dengan mitra. Sinergi tersebut menjadi modal penting bagi PPI Curug untuk terus mengembangkan program pendidikan dan pelatihan yang relevan dengan kebutuhan industri sekaligus mendukung peningkatan kualitas pelayanan transportasiudara di Indonesia.

Mengutip sambutan dari Wakil Direktur III PPI Curug, Bapak Ahmad Kosasih, “Ke depannya, PPI Curug berkomitmen untuk dapat menghadirkan program-program pelatihan yang selaras dengan perkembangan teknologi dan regulasi penerbangan. Didukung tenaga pengajar yang berkompeten, fasilitas pembelajaran yang representatif, serta jejaring kemitraan yang terus berkembang, PPI Curug optimistis dapat memperkuat posisinya sebagai salah satu pusat unggulan pengembangan SDM transportasi udara di Indonesia.”

]]>
PPI Curug Perkuat Kolaborasi dengan Industri Global, Buka Peluang Karier Lulusan di Jepang https://ppicurug.ac.id/ppi-curug-perkuat-kolaborasi-dengan-industri-global-buka-peluang-karier-lulusan-di-jepang/ Fri, 07 Aug 2026 08:11:09 +0000 https://ppicurug.ac.id/?p=4316 Siaran Pers

Nomor : IP.201/1/10/PPIC/2026

PPI Curug Perkuat Kolaborasi dengan Industri Global, Buka Peluang Karier Lulusan di Jepang

Tangerang, 5 Agustus 2026 – Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug terus memperluas jejaring kerja sama internasional sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan vokasi sekaligus membuka peluang penyerapan lulusan di industri penerbangan global. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kunjungan delegasi PT Mojo Indonesia Raya bersama Japan Airlines (JAL), ID Consulting, Ernst & Young (EY), World Enterprise Corporation (WEC), dan Mojo Holdings ke kampus PPI Curug.

Kunjungan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan industri. Rangkaian kegiatan diawali dengan peninjauan berbagai fasilitas pendidikan dan pelatihan PPI Curug, dilanjutkan dengan pemaparan profil institusi, presentasi dari PT Mojo Indonesia Raya dan Japan Airlines, serta diskusi mengenai peluang kolaborasi dalam pengembangan sumber daya manusia dan kesempatan berkarier bagi lulusan PPI Curug.

Dalam sambutannya, Wakil Direktur II PPI Curug, I Wayan Juliarta, S.T., M.M., menyampaikan bahwa kolaborasi dengan dunia industri merupakan salah satu strategi penting dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri nasional maupun internasional. “Kami berharap melalui kunjungan ini akan terjalin komunikasi yang lebih erat serta membuka peluang kolaborasi di berbagai bidang, seperti pengembangan kompetensi, pertukaran pengetahuan, hingga peluang bagi taruna dan lulusan Politeknik Penerbangan Indonesia Curug untuk memperoleh pengalaman dan kesempatan berkarier di tingkat internasional,” ujarnya.

Komitmen tersebut mendapat respons positif dari pihak Japan Airlines. Mr. Toshihide Fujimoto, Director of Business Development Group, Business Promotion Department Cargo & Mail Japan Airlines, mengapresiasi kualitas fasilitas pendidikan yang dimilikiPPI Curug serta kesempatan untuk bertemu langsung dengan para taruna. “Kami menyampaikan apresiasi kepada Politeknik Penerbangan Indonesia Curug atas kesempatan untuk melihat secara langsung fasilitas pendidikan dan bertemu dengan para taruna. Kunjungan ini memberikan gambaran mengenai kualitas calon sumber daya manusia yang dipersiapkan oleh PPI Curug. Japan Airlines juga terus membuka peluang bagi tenaga kerja internasional, termasuk talenta-talenta terbaik dari Indonesia, untuk berkarier dan berkembang bersama kami,” ungkap Fujimoto.

Hal senada juga disampaikan oleh Mr. Kenichi Morimoto, President Director Mojo Holdings. Menurutnya, Indonesia memiliki potensi sumber daya manusia yang besar untuk berkarier di Jepang. “Melalui PT Mojo Indonesia Raya sebagai kantor cabang kami di Indonesia, Mojo Holdings berkomitmen membuka akses dan peluang yang lebih luas bagi tenaga kerja Indonesia untuk berkarier di Jepang. Kami berharap kolaborasi dengan PPI Curug dapat menjadi langkah awal dalam menghadirkan lulusan yang kompeten, siap bekerja di tingkat internasional, dan mampu memenuhi kebutuhan industri global,” jelas Morimoto.

Bagi PPI Curug, kunjungan ini bukan sekadar agenda silaturahmi, tetapi merupakan langkah nyata dalam membangun ekosistem pendidikan yang terhubung langsung dengan kebutuhan industri. Dengan memperluas jejaring bersama perusahaan penerbangan dan mitra internasional, PPI Curug terus meningkatkan peluang lulusan untuk memasuki dunia kerja, baik di dalam maupun luar negeri.

Kolaborasi ini juga memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Semakin terbukanya akses kerja sama internasional akan mendorong lahirnya sumber daya manusia Indonesia yang memiliki kompetensi berstandar global, mampu bersaing di pasar kerja internasional, serta berkontribusi dalam meningkatkan daya saing bangsa di sektor transportasi udara.

Sebagai perguruan tinggi kedinasan di bawah Kementerian Perhubungan, PPI Curug berkomitmen untuk terus menghadirkan pendidikan vokasi yang selaras dengan perkembangan industri. Melalui kolaborasi strategis bersama mitra nasional dan internasional, PPI Curug optimistis dapat menjadi jembatan yang menghubungkan dunia pendidikan dengan dunia kerja, sehinggasemakin banyak lulusan yang terserap oleh industri dan mampu berkiprah di tingkat global.

 

#BijakBermobilitas

#MenghubungkanIndonesia

#HUT81KemerdekaanRI

#SIPENCATAR2026

#PPICurug

#PROPRESTASI

#AudiensiKerjaSama

 

Instagram : ppicurug.official

Youtube : ppicurug.official

Tiktok : @ppic.official

Website : https://ppicurug.ac.id

]]>
Diklat Type Rating Boeing 737 dan Airbus A320 di PPI Curug semakin dekat dengan industri https://ppicurug.ac.id/diklat-type-rating-boeing-737-dan-airbus-a320-di-ppi-curug-semakin-dekat-dengan-industri/ Wed, 05 Aug 2026 01:58:40 +0000 https://ppicurug.ac.id/?p=4259 Siaran Pers

Nomor : IP.201/1/9/PPIC/2026

Diklat Type Rating Boeing 737 dan Airbus A320 di PPI Curug semakin dekat dengan industri

 

Tangerang, 3 Agustus 2026 – Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug terus memperkuat perannya sebagai pusat pengembangan sumber daya manusia transportasi udara melalui Training Center 142 yang baru-baru ini telah melakukan upgrade berupa pembaharuan fasilitas, layanan, dan perubahan manajemen yang berfokus pada kepuasan dan pelayanan customer.

Keunggulan utama fasilitas simulator milik PPI Curug yaitu telah diperolehnya Full Flight Simulator Qualification Level D yang merupakan tingkat tertinggi dari Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara, baik untuk Boeing 737 maupun Airbus 320. Keunggulan dimaksud juga turut didukung dengan pengalaman instruktur, kondisi peralatan yang prima, dan tarif layanan yang kompetitif.

Mengutip keterangan dari Manajer Training Center 142 PPI Curug, Bapak Sahyumar Lisbo Adam, “Training Center 142 PPI Curug dapat melayani 4 jenis pelatihan personel awak udara, yaitu pelatihan Type Rating Boeing 737 dan Airbus A320, Differences (Classic to NG), Recurrent Aircraft Boeing 737 dan Airbus A320, dan Initial Aircraft Pilot License (ATPL). Pengguna simulator terdiri dari berbagai stakeholder pada bidang aviasi. Kami berharap simulator PPI Curug semakin dipercaya sebagai sarana pelatihan yang mampu memenuhi kebutuhan peningkatan kompetensi pilot di Indonesia.”

Sebagai salah satu bentuk upaya PPI Curug dalam medekatkan layanan kepada industri, pada Senin, 3 Agustus 2026 telah dimulai program pelatihan Type Rating A320 yang diselenggarakan secara kerja sama dengan PT. Buana Cakra Aviasi. Program pelatihan berlangsung selama kurang lebih tiga bulan, dengan kurikulum yang memadukan pembelajaran teori (ground class) dan pelatihan praktik menggunakan simulator (simulator training). Dalam pelatihan tersebut, peserta akan memperoleh pemahaman mendalam mengenai sistem pesawat, prosedur operasional, penanganan kondisi abnormal dan darurat, hingga penguasaan teknik penerbangan sesuai standar keselamatan penerbangan sipil untuk rating A320.

Selama sesi ground class, peserta dibekali materi mengenai aircraft systems, performance, flight management system, standard operating procedures (SOP), serta berbagai regulasi penerbangan yang menjadi dasar pengoperasian pesawat A320. Selanjutnya, kemampuan tersebut diasah melalui simulator dengan berbagai skenario penerbangan yang dirancang menyerupai kondisi nyata, mulai dari penerbangan normal, cuaca buruk, kegagalan sistem, hingga prosedur keadaan darurat.

Selain dengan PT. Buana Cakra Aviasi, PPI Curug juga telah menjalin kerjasama dengan PT. BWI Trivindo Mandiri dan PT. Daya Mandiri Investasi. Bapak Sahyumar menyampaikan “Melalui kerjasama dimaksud masyarakat dimudahkan untuk menikmati layanan Training Center 142 di PPI Curug sesuai dengan pilihan masing-masing individu atau perusahaan, dengan tetap mempertahankan standar kualitas pelatihan dan keseragaman tarif layanan yang diberikan oleh PPI Curug. Sedangkan layanan tambahan dapat diberikan oleh masing-masing mitra dimaksud.” Selain melalui mitra-mitra di atas, layanan informasi dan pendaftaran pelatihan Training Center 142 tetap dapat dilakukan secara langsung melalui laman resmi PPI Curug atau melalui Unit Pengembangan Usaha PPI Curug pada surel dpu@ppicurug.ac.id.

 

#BijakBermobilitas

#MenghubungkanIndonesia

#HUT81KemerdekaanRI

#SIPENCATAR2026

#PPICurug

#PROPRESTASI

#AirbusFullFlightSimulator

#BoeingFullFlightSimulator

#DiklatKerjaSama

 

Instagram : ppicurug.official

Youtube : ppicurug.official

Tiktok : @ppic.official

Website : https://ppicurug.ac.id

]]>
PPI Curug dan Dinas Pendidikan TNI AU Cetak Personel Apron Management Profesional untuk Mendukung Keselamatan dan Pelayanan Bandar Udara https://ppicurug.ac.id/ppi-curug-dan-dinas-pendidikan-tni-au-cetak-personel-apron-management-profesional-untuk-mendukung-keselamatan-dan-pelayanan-bandar-udara/ Tue, 04 Aug 2026 01:24:09 +0000 https://ppicurug.ac.id/?p=4248 Siaran Pers

Nomor : IP.201/1/8/PPIC/2026

PPI Curug dan Dinas Pendidikan TNI AU Cetak Personel Apron ManagementProfesional untuk Mendukung Keselamatan dan Pelayanan Bandar Udara

Tangerang, 31 Juli 2026 – Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug bersama Dinas Pendidikan TNI Angkatan Udara (Disdikau) resmi menutup Pelatihan Initial Pelayanan Pergerakan Sisi Udara, Apron Management Control (AMC) Angkatan 23 yang telah berlangsung sejak 29 Juni hingga 31 Juli 2026. Sebanyak 12 peserta dinyatakan lulus setelah menyelesaikan seluruh rangkaian pembelajaran, praktik, dan evaluasi kompetensi yang dirancang untuk membentuk personel profesional dalam pengelolaan operasional sisi udara bandar udara.

Pelatihan ini merupakan wujud nyata sinergi antara dunia pendidikan vokasi penerbangan dan institusi pertahanan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang memiliki kompetensi tinggi pada bidang pelayanan pergerakan sisi udara. Selama lebih dari satu bulan, peserta mengikuti proses pembelajaran yang mengombinasikan penguasaan teori, diskusi kasus, praktik lapangan, hingga pengalaman langsung di bandar udara.

Materi yang diberikan mencakup berbagai aspek penting dalam operasional bandar udara, di antaranya Peraturan Penerbangan, Apron Management Service, Apron Safety Management, Radiotelephony, serta Aircraft Knowledge. Seluruh materi dirancang agar peserta tidak hanya memahami regulasi dan prosedur, tetapi juga mampu menerapkannya secara profesional dalam mendukung keselamatan, keamanan, serta kelancaran operasional penerbangan.

Sebagai bagian dari pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning), peserta juga melaksanakan On Job Training (OJT) di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta dan Bandar Udara Halim Perdanakusuma. Melalui kegiatan tersebut, peserta memperoleh kesempatan untuk mengamati secara langsung implementasi pelayanan pergerakan sisi udara, koordinasi antarunit operasional, hingga penerapan standar keselamatan di lingkungan bandar udara yang memiliki tingkat aktivitas penerbangan tinggi.

Direktur Politeknik Penerbangan Indonesia Curug yang diwakili Wakil Direktur III, Ahmad Kosasih dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelayanan pergerakan sisi udara merupakan salah satu elemen vital dalam operasional bandar udara. Oleh karena itu, setiap personel dituntut memiliki kompetensi, disiplin, kemampuan koordinasi, serta kepatuhan terhadap prosedur dan regulasi yang berlaku. Keberhasilan menyelesaikan pelatihan ini menjadi awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk mengimplementasikan ilmu, keterampilan, dan sikap profesional dalam mendukung keselamatan operasional penerbangan.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan TNI Angkatan Udara yang diwakili Kasidiktipdagri Subdisdikiptek Disdikau (Letkol Sus Heri Ristanu, S.S., M.App.Ling) dalam acara penutupan menyampaikan apresiasi kepada Politeknik Penerbangan Indonesia Curug atas terselenggaranya pelatihan yang dinilai berjalan dengan baik melalui kolaborasi yang erat antara kedua institusi. Disdikau berharap seluruh peserta dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh secara optimal di satuan masing-masing serta menjadikan pelatihan ini sebagai awal dari proses pembelajaran yang berkelanjutan dengan terus meningkatkan kompetensi, memperbarui pengetahuan, serta menjaga integritas dan profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas. Penghargaan juga disampaikan kepada para instruktur dan seluruh penyelenggara atas dedikasi dan komitmennya dalam membimbing peserta hingga seluruh rangkaian pelatihan dapat terlaksana dengan sukses.

Dari hasil evaluasi akhir, Firsty Lutfatul Khasanah berhasil meraih predikat sebagai Peserta Terbaik Pelatihan Initial Pelayanan Pergerakan Sisi Udara (AMC) Angkatan 23. Prestasi tersebut mencerminkan semangat belajar, kompetensi, dan profesionalisme yang ditunjukkan selama mengikuti seluruh tahapan pelatihan. Lebih dari sekadar meningkatkan kompetensi personel, pelatihan ini memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Personel Apron Management yang kompeten akan berkontribusi dalam menjaga keselamatan pergerakan pesawat di apron, memperkuat koordinasi operasional di sisi udara, meminimalkan potensi risiko, serta mendukung kelancaran operasional penerbangan. Dampaknya adalah terciptanya layanan transportasi udara yang semakin aman, tertib, efisien, dan andal sehingga masyarakat memperoleh pelayanan penerbangan yang lebih berkualitas.

Melalui kolaborasi yang berkelanjutan dengan Dinas Pendidikan TNI Angkatan Udara, Politeknik Penerbangan Indonesia Curug terus berkomitmen menjadi pusat pengembangan kompetensi sumber daya manusia transportasi udara yang unggul, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan industri. Sinergi ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem penerbangan nasional sekaligus mendukung terwujudnya layanan kebandarudaraan yang semakin aman, modern, dan berdaya saing.

 

#PPICurug

#SalamPROPRESTASI

#DiklatKerjaSama

#PendidikanVokasi

#TransportasiMaju

#IndonesiaMaju

 

Instagram : ppicurug.official

Youtube : ppicurug.official

Tiktok : @ppic.official

Website : https://ppicurug.ac.id

]]>
PPI Curug Selenggarakan Empat Program Diklat Kerja Sama dalam Mendukung SDM Transportasi yang Profesional https://ppicurug.ac.id/ppi-curug-selenggarakan-empat-program-diklat-kerja-sama-dalam-mendukung-sdm-transportasi-yang-profesional/ Fri, 31 Jul 2026 05:28:35 +0000 https://ppicurug.ac.id/?p=4311 Siaran Pers

Nomor : IP.201/1/5/PPIC/2026

PPI Curug Selenggarakan Empat Program Diklat Kerja Sama dalam Mendukung SDM Transportasi yang Profesional

Tangerang, 27 Juli 2026 – Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sektor transportasi udara melalui pembukaan empat program diklat kerja sama dengan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, serta PT Angkasa Pura Indonesia Regional VI. Melalui kolaborasi ini, PPI Curug menghadirkan program pelatihan yang dirancang untuk memperkuat kompetensi personel penerbangan sesuai kebutuhan industri dan perkembangan regulasi.

Empat program diklat yang resmi dibuka meliputi Radiotelephony Angkatan I, Initial Basic Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK) Angkatan 64, Recurrent Senior Aviation Security (AVSEC) Angkatan 21 dan 22, serta Recurrent Junior Aviation Security (AVSEC) Angkatan 66.

Diklat Radiotelephony Angkatan I bertujuan meningkatkan kemampuan peserta dalam melaksanakan komunikasi radio penerbangan secara efektif, tepat, dan sesuai standar internasional. Kompetensi ini menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung kelancaran operasional serta menjaga keselamatan penerbangan.

Sementara itu, Initial Basic PKP-PK Angkatan 64 membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam penanggulangan keadaan darurat di bandar udara, meliputi penyelamatan korban, penanganan kecelakaan penerbangan, hingga pemadaman kebakaran. Kompetensi tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat kesiapsiagaan personel menghadapi berbagai kondisi darurat.

Di bidang keamanan penerbangan, penyelenggaraan Recurrent Senior AVSEC Angkatan 21 dan 22 serta Recurrent Junior AVSEC Angkatan 66 ditujukan untuk memperbarui dan mempertahankan kompetensi personel Aviation Security (AVSEC) agar tetap memenuhi persyaratan regulasi nasional dan standar International Civil Aviation Organization (ICAO). Melalui pelatihan penyegaran ini, personel AVSEC diharapkan mampu menjalankan tugas pengamanan penerbangan secara profesional, adaptif, dan sesuai perkembangan ancaman serta teknologi di sektor penerbangan.

Sebagai perguruan tinggi vokasi di bawah Kementerian Perhubungan, PPI Curug terus berkomitmen menjadi pusat pengembangan SDM transportasi yang unggul melalui penyelenggaraan pendidikan, pelatihan, sertifikasi, dan pengembangan kompetensi yang selaras dengan kebutuhan industri serta perkembangan teknologi penerbangan.

Direktur PPI Curug menyampaikan bahwa penyelenggaraan diklat ini diharapkan mampu memberikan nilai tambah bagi para peserta, baik dalam aspek pengetahuan, keterampilan, maupun sikap profesional. “Diharapkan seluruh peserta mampu memperbarui pengetahuan, meningkatkan keterampilan, serta memperkuat kompetensi sesuai standar nasional maupun internasional. Kompetensi tersebut pada akhirnya akan mendukung terciptanya keselamatan, keamanan, dan pelayanan penerbangan yang semakin baik” Ujar Direktur PPI Curug.

#PPICurug

#SalamPROPRESTASI

#BPSDMP

#DiklatKerjaSama

#PendidikanVokasi

#TransportasiMaju

#IndonesiaMaju

 

Instagram : ppicurug.official

Youtube : ppicurug.official

Tiktok : @ppic.official

Website : https://ppicurug.ac.id

]]>