Siaran Pers
Nomor : IP.201/1/8/PPIC/2026
PPI Curug dan Dinas Pendidikan TNI AU Cetak Personel Apron ManagementProfesional untuk Mendukung Keselamatan dan Pelayanan Bandar Udara
Tangerang, 31 Juli 2026 – Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug bersama Dinas Pendidikan TNI Angkatan Udara (Disdikau) resmi menutup Pelatihan Initial Pelayanan Pergerakan Sisi Udara, Apron Management Control (AMC) Angkatan 23 yang telah berlangsung sejak 29 Juni hingga 31 Juli 2026. Sebanyak 12 peserta dinyatakan lulus setelah menyelesaikan seluruh rangkaian pembelajaran, praktik, dan evaluasi kompetensi yang dirancang untuk membentuk personel profesional dalam pengelolaan operasional sisi udara bandar udara.
Pelatihan ini merupakan wujud nyata sinergi antara dunia pendidikan vokasi penerbangan dan institusi pertahanan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang memiliki kompetensi tinggi pada bidang pelayanan pergerakan sisi udara. Selama lebih dari satu bulan, peserta mengikuti proses pembelajaran yang mengombinasikan penguasaan teori, diskusi kasus, praktik lapangan, hingga pengalaman langsung di bandar udara.
Materi yang diberikan mencakup berbagai aspek penting dalam operasional bandar udara, di antaranya Peraturan Penerbangan, Apron Management Service, Apron Safety Management, Radiotelephony, serta Aircraft Knowledge. Seluruh materi dirancang agar peserta tidak hanya memahami regulasi dan prosedur, tetapi juga mampu menerapkannya secara profesional dalam mendukung keselamatan, keamanan, serta kelancaran operasional penerbangan.
Sebagai bagian dari pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning), peserta juga melaksanakan On Job Training (OJT) di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta dan Bandar Udara Halim Perdanakusuma. Melalui kegiatan tersebut, peserta memperoleh kesempatan untuk mengamati secara langsung implementasi pelayanan pergerakan sisi udara, koordinasi antarunit operasional, hingga penerapan standar keselamatan di lingkungan bandar udara yang memiliki tingkat aktivitas penerbangan tinggi.
Direktur Politeknik Penerbangan Indonesia Curug yang diwakili Wakil Direktur III, Ahmad Kosasih dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelayanan pergerakan sisi udara merupakan salah satu elemen vital dalam operasional bandar udara. Oleh karena itu, setiap personel dituntut memiliki kompetensi, disiplin, kemampuan koordinasi, serta kepatuhan terhadap prosedur dan regulasi yang berlaku. Keberhasilan menyelesaikan pelatihan ini menjadi awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk mengimplementasikan ilmu, keterampilan, dan sikap profesional dalam mendukung keselamatan operasional penerbangan.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan TNI Angkatan Udara yang diwakili Kasidiktipdagri Subdisdikiptek Disdikau (Letkol Sus Heri Ristanu, S.S., M.App.Ling) dalam acara penutupan menyampaikan apresiasi kepada Politeknik Penerbangan Indonesia Curug atas terselenggaranya pelatihan yang dinilai berjalan dengan baik melalui kolaborasi yang erat antara kedua institusi. Disdikau berharap seluruh peserta dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh secara optimal di satuan masing-masing serta menjadikan pelatihan ini sebagai awal dari proses pembelajaran yang berkelanjutan dengan terus meningkatkan kompetensi, memperbarui pengetahuan, serta menjaga integritas dan profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas. Penghargaan juga disampaikan kepada para instruktur dan seluruh penyelenggara atas dedikasi dan komitmennya dalam membimbing peserta hingga seluruh rangkaian pelatihan dapat terlaksana dengan sukses.
Dari hasil evaluasi akhir, Firsty Lutfatul Khasanah berhasil meraih predikat sebagai Peserta Terbaik Pelatihan Initial Pelayanan Pergerakan Sisi Udara (AMC) Angkatan 23. Prestasi tersebut mencerminkan semangat belajar, kompetensi, dan profesionalisme yang ditunjukkan selama mengikuti seluruh tahapan pelatihan. Lebih dari sekadar meningkatkan kompetensi personel, pelatihan ini memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Personel Apron Management yang kompeten akan berkontribusi dalam menjaga keselamatan pergerakan pesawat di apron, memperkuat koordinasi operasional di sisi udara, meminimalkan potensi risiko, serta mendukung kelancaran operasional penerbangan. Dampaknya adalah terciptanya layanan transportasi udara yang semakin aman, tertib, efisien, dan andal sehingga masyarakat memperoleh pelayanan penerbangan yang lebih berkualitas.
Melalui kolaborasi yang berkelanjutan dengan Dinas Pendidikan TNI Angkatan Udara, Politeknik Penerbangan Indonesia Curug terus berkomitmen menjadi pusat pengembangan kompetensi sumber daya manusia transportasi udara yang unggul, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan industri. Sinergi ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem penerbangan nasional sekaligus mendukung terwujudnya layanan kebandarudaraan yang semakin aman, modern, dan berdaya saing.
#PPICurug
#SalamPROPRESTASI
#DiklatKerjaSama
#PendidikanVokasi
#TransportasiMaju
#IndonesiaMaju
Instagram : ppicurug.official
Youtube : ppicurug.official
Tiktok : @ppic.official
Website : https://ppicurug.ac.id